Rabu, 09 Desember 2015

Apa itu Sulam Bibir



Sulam Bibir merupakan proses aplikasi tinta organik/ berbahan herbal/ berasal dari tumbuh tumbuhan yang di masukkan ke lapisan Epidermis kulit bibir.

Tujuan sulam bibir yaitu :
1. Memudarkan warna bibir yang gelap akibat faktor keturunan, penggunaan kosmetik dan merokok
2. Membuat garis bibir bagi seseorang yang tidak memiliki garis bibir.
3. Mewarnai bibir yang pucat.
4. Menambah volume bibir bagi sesorang yang ingin memiliki bibir yang lebih bervolume di mana pigmen sulam bibir di tambahkan melewati garis bibir orang tersebut.

Sulam Bibir terbagi menjadi 2 jenis
1. Menggunakan Semi Permanent pigment
2. Permanent pigment

Tinta semi permanent mampu bertahan 2-3 tahun bahkan lebih dan tinta permanent mampu bertahan 5-7 tahun bahkan bisa lebih. 
Masing masing tinta memiliki kelebihan dan kekurangan, di mana tinta permanent memiliki daya serap ke kulit bibir yang cukup baik sehingga menghasilkan warna sulaman yang memukau, karena tinta permanent maka bahan kimia yang digunakan cukup tinggi di banding bahan herbal yakni kadar besi yang cukup tinggi sehingga perlu berhati hati pada sebagian orang yang memiliki kulit yang sangat sensitif. Walaupun tinta permanent namun sulaman tetap dilakukan di lapisan epidermis. Sulam Bibir tinta permanent dapat bertahan lebih singkat bila tidak menghindari hal seperti merokok, alkohol dan penggunaan kosmetik lipstik yang berbahan berbahaya

Berbeda dengan tinta/ pigment permanent, tinta semi permanent bersifat aman karena mengandung 80-90% komposisi dari herbal, sulit masuk ke kulit terutama bagi siapa saja yang memiliki kulit bibir yang gelap dan mampu bertahan relatif singkat yakni 2-3 tahun bergantung life style.




Jumat, 20 November 2015

Sulam Alis Murah di Bintaro dan Jakarta

Hasil Sulam Alis by dr. Ayuni


Sudah hampir 2 tahun melakukan tindakan sulam alis, saya sangat menyukainya dan tidak henti hentinya ingin selalu mengupdate diri dengan ilmu ilmu baru, seperti baru baru ini saya ke Hongkong untuk belajar dari salah satu master pesulam alis dunia dari sana bernama Rebecca Chung, semoga suatu hari saya bisa seperti beliau.

Okay karena baru 1 bulan saya berdomisili dan menetap di Bintaro ngikut suami, saya nawarin sulam alis murah  dengan harga yang benar benar terjangkau langsung ke rumah teman teman, harganya sangat murah  untuk hasil yang sangat rapih, cantik, natural dan tentu tanpa sakit sama sekali.

Kamu tertarik? Informasi selengkapnya bisa di cek di Blog saya di SINI
Nomor kontak dan social media semua tertera si sana berikut before after. See you there ya...

Jumat, 21 November 2014

Welcome to Nepal


Selamat malam dari Nepal, Indonesiaku...
Hari ini puas jalan jalan seharian di Pokhara Nepal padahal baru aja tiba pake Bus dari Kathmandu 7 jam ke Pokhara, Nepal.

Suhu malam ini kurang lebih 10 derajad celcius paling rendah 8 derajad. Wajar sie ya, sekeliling saya terletak pegunungan Himalaya alias Mount Everest. 
Tuh liat sangking dinginnya ampe beli kaos kaki tebel berbentuk sepatu rajutan buatan Nepal, harganya only 400 Rupee nepal atau sekitar Rp. 40.000.
Sebenernya pingin Share foto foto Di India kemaren ama sighseeing hari ini berhubung lagi ngantuk berat dan udah pukul 01.30 waktunya tidurrrrr.
Jadi malam postingan malem ini Judulnya iseng, besok baru serius hhehehe. Night from Nepal guys...


Jumat, 24 Oktober 2014

[Review] Palem Resto Seafood dan Chinese Food Timika

Pembaca yang baik hatinya dan tidak sombong tetap setia yach baca tulisan tulisan saya, walaupun tata bahasanya amburadul, namanya aja blog pribadi yang isinya unek unek, sedikit informasi yang sekiranya membanting pencarian teman teman seputar wisata kuliner.

Jadi pemirsa, minggu ini judulnya icip icip semua rumah makan yang bertaburan di Timika mulai dari kelas mahal hingga kelas gerobak yang tetap nikmat di lidah (walaupun belum tentu cocok ama imun perut wkwk).

Palem Seafood and Chinese Food Timika pasti sudah tidak terlihat asing bukan? Tiap hari kalo tinggal di Timika pasti resto ini bikin kita curious pengen tau di dalemnya, pingin tau rasa makanannya, pingin tau siapa siapa aja yang makan di sana hehe, tapi ga pernah ada waktu untuk coba mencoba icip icip rasa di sana.

Saya mau ngasih review nih Tentang Resto Palem ini, foto foto isi ruangan ampe makanan makanan, aqua, capucino yang ga penting wkwkw ampe mba mbanya rada rada heran, cantik cantik kok kayak orang udik foto sana sini kayak ga pernah masuk restoran hahahh.

Makan siang adalah waktu yang pas buat icip icip, kelar praktek pukul 14.45 aku menyambangi resto ini dengan ojek. Wah, keren pikirku setelah 1 tahun hanya melihat lihat akhirnya ke resto ini juga.
Ekspektasi saya berubah menjadi kekecewaan begitu melihat bagian dalam resto ini hanya berupa ruangan panjang berisi kursi kursi yang banyak berderet dengan dinding yang sama sekali kosong melompong gak ada lukisan apa apa coretan apa apa, hambar sekali rasanya (makanan kalee). 
Langsung boreeeedd, mudah mudahan dengan pesen makanan di sini bisa mengatasi kebosananku.

(Sangat Minimalis banget untuk ukuran resto yang uda setahunan berdiri di Timika, CMIW/ Correct Me If I am Wrong, How do you think?)

"Mba di sini makanan rekomended alis sering di pesan orang apa ya" kataku penasaran sembari melihat selembaran menu kuning yang isinya banyak menu menu makanan.
"Ikan dua rasa, sapi lada hitam, lumpia udang" katanya. "What??? kok mirip ama resto sebelah mba" dan ia hanya tersenyum

Kangkung Hot Plate, Nilai : 50

Kuetiaw Ayam : Nilai 60


Ada beberapa makanan yang saya pesan untuk di bawa pulang, semua berakhir dengan kecewa kecuali untuk Menu Ayam Goreng Mentega yang lahap hap hap hanya dalam itungan menit. 

So Buat palem Saranku :
1. Tambahkan aksesoris ke Dinding dalam Resto, klo ga mau mahal print poster bergambar alam kemudian bingkai di atas kayu lima lima seperti di ruang spa saya yang akhirnya terlihat mahal dan menyejukkan mata.
2. Kualitas Makanan di tingkatkan/ ganti sekalian kokinya. Rasa makanan hambar, ada pula yang terlalu asin dan kurang bermain bumbu (ceh ileh, maklumlah saya punya usaha catering jadi bisa bandingkan rasanya)
3. Tanpa promosipun karena palem ini Restonya sangat strategis jadi pas banget seharusnya bisa mendatangkan banyak pelanggan. Namun hendaknya pelanggan yang datang berubah ekspektasinya melihat isi dari dalam resto dan kualitas masakannya.

Keep Goin,Cemungud, Kritik membuat kita menjadi Besar Bukan?!
Lanjut ke warung sebelah............

Kamis, 23 Oktober 2014

[Review] Restoran Kuala Oriental, Seafood and Chinese Food Timika


Resto ini adalah restaurant seafood dan chinese food favorit saya paling pertama selama tinggal di Timika, bagaimana tidak resto yang sudah lama di buka ini menyajikan makanan makanan yang cocok di lidah sayah. Yaapp, Chinese food (Kuetiaw, Capcay dll) Selain itu slama berlibur ke Timika (Maklum karena saya ga dibesarkan di Timika tetapi di Jayapura, Toraja dan Jakarta) hanya ini Resto yang pernah saya lihat di Timika dari dahulu kala hahah lebay.

 Makanan Favorit saya adalah standard hehe, semua yang serba goreng gorengan seperti Mie Goreng, Kuetiaw goreng, Spring Roll, Nasi Goreng,  goreng gorengan lain dan tentu saja Seafood (walaupun seafood yang datang ke Timika rata rata berbentuk es).

Oh yach, Foto di samping ini di ambil pada saat saya sedang menunggu makanan di dalam resto. Yep, dengan Jidat yang segede lapangan bola hahahha saya pede pede ajach, katanya sie jidat jenong banyak buanget rejekinya amiiinnnnn.

Gak lama kok nunggu makanannya, berhubung hanya kami sekeluarga yang sedang makan di tempat ini (pas banget tanggal tua jadi gak perlu lama lama nunggu makanan wkwkw).

Makananan pertama Kuetiaw goreng datang dalam 10 menit pertama disertai nasi putih dan piring, dan jus jus pesanan kami, 5 menit kemudian Ikan dua rasa dan 10 menit berikutnya capcay dan lumpia udang saat nasi di piring kami sudah habis hahha.
Gak kebayang dateng ke sini saat jam makan siang dan saat tanggal muda, gak kebayang lamanya.

(Ikan Dua Rasa : Nilai 80)

(Kuetiaw Goreng Seafood : Nilai 85) Harga : Rp. 30.000

(Lumpia Udang : Nilai 50) Harga : Rp.50.000
Sorry this spring roll really not match with my tounge LOL



Inilah penampakan bagian dalam Restoran Kuala Oriental Timika pada saat tanggal tua dan persis ketika jam makan siang sudah berlalu 2 jam, berasa di Rumah sendiri bukan.
Restoran ini sepintas terlihat sederhana, namun rasa tidak kalah dengan resto resto di Jakarta. Kami menghabiskan 560.000 rupiah untuk 5 porsi makan dan belum termasuk pajak. Kalo ada yang mau ditanyakan gak usah malu malu yach tulis di Koment ajah atau URGENT pengen di balasa secepat cepatnya silakan kirim pesan di website saya di halaman CONTACT www.drayuni.com. See ya on the next article.

Untuk Delivery Kuala Oriental Timika bisa ke (0901) 321888



Selasa, 21 Oktober 2014

Daftar Kuliner Wajib Di Timika

Setelah kurang lebih satu setengah tahun bekerja/ mengurus Klinik Ayuni Skin Care dan mengeksplor kota Timika seutuhnya, saya mau berbagi artikel nih guys utamanya makanan enak yang wajib kamu pertimbangkan untuk sarapan, makan siang dan makan malammu. 

Semuanya murni dari hasil icip icip, ga hanya omdo atau sekedar kata ini, kata itu atau kata dia.
Mudah mudahan bermanfaat yach buat kamu kamu yang baru pertama kali menginjak kota Timika, untuk menghemat waktumu mencoba ini itu yang belum tentu enak di Lidah. 

Semua yang saya tulis sudah pernah saya rasakan masakannya walaupun ada beberapa yang tidak saya sukai namun selalu ramai di Kunjungi warga Timika. Saya mengkategorikannya dalam 5 golongan makanan bisa di sesuaikan dengan selera, kantong dan jam makanmu.

1. Nasi Kuning
2. Bakso
3. Seafood dan Umum
4. Pecel
5. Mengandung Babi


1. Nasi Kuning Ternate
- Nilai : 80 dari 100
- Lokasinya mudah, persis di depan lampu merah perempatan Supermarket Diana dan arah SP2 berdekatan dengan Salon Aldy's dan warung makan Coto Makasar.
Jubile ngantrinya ampun ampun dah kalo masih pagi pagi, orang kantoran, polisi, ibu rumah tangga tumpah ruah di sini. Anda bisa mencoba daging rusa dan abon ikannya nikmat sekali.

2. Nasi Kuning di Jalan Cendrawasih
- Nilai : 75 dari 100
- Kalau di hitung hitung dengan jari dan Kalkulator ada kali ya ratusan hingga ribuan penjual nasi kuning beredar di pinggir pinggir Jalan di Timika. Jangan salah pilih loh uda beli mahal mahal tapi ga di tunjang dengan rasa, soalnya nih kalo pagi pagi radius 10 - 50 meter uda ada penjual Nasi Kuning loh. Nasi Kuning di Jalan Cendrawasih ini bisa jadi pilihan. Pemiliknya suami istri asal Makasar, sang istri berjilbab dan sangat ramah. 
Nasi Kuning buatan beliau sudah menjadi langganan kami hampir sepuluh tahun. Tidak banyak pilihan memang untuk menu Nasi Kuningnya, hanya abon, ayam kecap, mie goreng dan ikan sambel tetapi percayalah rasanya sangat enak

3. Bakso Aneka Rasa
- Nilai 70 dari 100
- Ciri Khas : Bakso isi Keju dan urat dan tentu Daging Rusa (Rata rata bakso di Timika menggunakan daging Rusa karena harga sapi yang selangit).
Ada tempat duduk untuk lesehan
- Saya gak tahu lidah saya yang aneh atau lidah adik adik saya dan temannya yang aneh menurut mereka bakso Aneka Rasa sangatlah enak. Standar sih menurutku, bedanya adalah baksonya besar besar hanya pada isian keju pada baksonya tetapi warung makan ini selalu di padati pengunjung remaja yang sedang nongkrong dan keluarga. Saya ga pernah datang dalam keadaan sepi pengunjung, warung makan ini selalu ramai.

4. Bakso Pak Eko
- Nilai 80
- Alamat : Jalan Budi Utomo di depan RS. Chandra Medika
Saya nggak pernah makan langsung di tempat ini, selalu minta dibungkusin ama karyawan pas jam makan siang. Menjelang sore bakso ini sudah tutup, pernah satu kali melintas di depan warungnya cukup ramai dan rata rata kalau naik ojek dan bilang tujuannya ke Bakso Pak Eko di Jalan Budi Utomo pasti pada tau deh.

5. Bakso Malang
- Nilai : 70 dari 100
- Alamat : Jalan Budi Utomo di depan SMP dan di dekat SAMSAT
- Ciri Khas : Bakso Malang yang gurih dan Murah hanya Rp. 10.000. Asyiknya lagi kita bisa Refill bakso kerupuknya sebanyak apapun yang kita mau dan harga per pcs only Rp.1.000.
Hampir setiap 2 minggu 1x saya selalu makan bakso di tempat ini, rasa mecinnya berasa hahah tapi itulah yang membuatnya enak dan tentunya murah

6. Kuala Oriental Restaurant Timika (Klik Judul untuk Detail Resto)
- Nilai : 85 dari 100
- Alamat : Jalan Ahmad Yani



7. Kapulaga Restaurant
- Nilai : 75 dari 100
- Alamat : Jalan Hasanudin di samping Telkomsel Grapari

8. Ayam Bakar Wong Solo
- Nilai : 65 dari 100
- Alamat di Perempatan lampu merah arah SP2

9. Palem Seafood and Chinese Food
- Nilai : 75 dari 100
- Alamat : di samping Wong Solo Timika

10. Nyiur Melambai

11. Seafood 212

12. Warung Padang di Jalan Serui Mekar
- Nilai :  90 dari 100
- Alamat : Jalan Serui Mekar di depan Rumah Bernyanyi Melody dan Elisabeth Beauty Care Timika. Dekat dari Belokan Samsat. Makanan favorit saya adalah rendangnya sangat Nikmattt Cetaaarrr Membahana. Oh mi gosh makanannya enakkkk selalu minta dibungkusin orang rumahhh. Dagingnya lembut banget dan rasanya luar biasa. Trust me 1000 percent kalo kamu kangen makanan padang pergi ke sini deh ga bakalan nyesel.

13. Coto Makasar Belakang Salon Aldy's (Klik Judul untuk Detail Resto)
- Nilai : 80 dari 100
- Alamat Jln Cendrawasih di Dekat Salon Aldy's perempatan arah SP2. Berdekatan dengan Wong Solo, KFC Timika, Gelael, Nasi Kuning Ternate.


14. Manna Bakery
Cocok buat yang suka nongkrong, meeting, ketemu klien minum kopi dengan akses WIFI. Kue kue di Manna Bakery Timika juga tak kalah lezat.
- Nilai : 75 dari 100
- Alamat : Jalan SP2

15. Pecel ayam Cak Man
- Nilai : 85
- Alamat : Persis di depan POM BENSIN Lama, Buka Malam Hingga jam 4 pagi.
Saya menyukai Tempe Penyet Cak Man, sambelnya dasyat ga terlalu pedas dan tentunya gurih dan nikmat. Setiap habis kelar praktek beberapa kali saya mampir makan di warung ini pukul 10 malam.

16. Mie Ayam Jalan Belibis
- Nilai : 80 dari 100
- Alamat : Jalan Belibis di samping telkom, Hanya buka pukul 17.30 dan sudah habis di pukul 20.00 WIT.
Oh Shit warung makannya terkesan tidak layak untuk ukuran makanan yang seharusnya enak. Bagi saya penggila Mie Ayam, lokasi penjual ini tidaklah pas dan Kurang bersih eerrrr. Saya akan memberi angka 100 jika semua makanan disajikan bersih dan pencucian piring dilakukan di tempat yang layak dan air yang bersih.
Warung ini selalu ramai dipadati pembeli. Rasanya pas, mecin pas, gurih, dan nikmat dengan serpihan kerupuk di atas mangkok Mie Ayam. Hanya saja sang peramu makanan memegang uang kemudian dengan tangan yang sama tanpa di bilas memegang Mie untuk disajikan kepada pelanggan dan lagi air cuci piringnya itu lohhhh cuma 2 emberrr, udah tau berbusa banget 2 ember itu masih juga di pakai untuk membilas piring lain hiksssss. Sudah 3x makan langsung di tempat dan seterusnya hanya memilih di bungkus.

17. Mie Ayam Di Belakang Kantor Pos

18. Bubur Ayam di Jalan Airport
- Nilai Menurut Keluarga saya : 90 dari 100
- Alamat : Jalan ke arah Airport.
Pukul 7 hingga 8 pagi lihat saja warung gerobak sang penjual bubur selalu ramai dipadati pembeli. Berhubung dari dahulu kala diriku sangat tidak menyukai bubur ayam, tetapi dari ratusan pembeli yang berkunjung setiap hari di sini saya pikir bisa jadi pertimbangan kamu.

19. Warung Makan Berkat (Mengandung Babi)
- Nilai : 70 dari 100
- Alamat : Jalan Sempan, arah ke Tongkonan (Gedung Pertemuan Toraja)
- Makanan Rekomended : Mie Titi

[Review] Kuliner nikmat di kota Timika, Coto Makasar

Dari judulnya agak agak ga nyambung gitu yach, harusnya papeda/ sagu dengan kuah kuning hehe. Untuk urusam papeda saya lebih memilih buatan rumah dengan saus kuning ikan kakap plus ayam goreng suir suir, sosis dan sayur bayam jagung ala gue.

Weitz bahas papedanya  and how to make delicious papeda akan saya bahas di postingan berikutnya.
Bahasan kali ini seputar kuliner yang di jual di luaran. Seperti yang teman teman baca di postingan sebelumnya, makanan favorit sy di kota timika sangat standar banget seperti tempe penyet, resto kuala, babi di rumah makan berkat, kali ini yang mau saya bahas adalah kuliner asal makasar Coto Makasar.


Makanan satu ini menjadi makanan yang wajibbb ajibbb yang harus anda coba jika kangen dengan makanan makasar dengan cita rasa yang mirip dengan di Kota Makasar. Kuahnya yang segar dan gurih, dagingnya yang lembut, aroma khas bumbu ala coto makasar akan semakin menambah selera makan anda. Di jamin ketagihan.

Alamat : Persis Di Belakang Salon Aldy's timika, di dekat lampu merah pertigaan arah SP2 saya lupa nama jalannya.
Harga : Rp. 25.000 (ketupat makan sepuasnya)




Senin, 20 Oktober 2014

[Review] Kapulaga Resto & Cafe Timika


Hari Senin Sore saya bersama keluarga yang sudah letih mengurus berkas berkas pengurusan passpor baru dari Imigrasi memutuskan untuk makan bersama di luar. KFC Timika, Kuala Oriental, Wong Solo, Bakso Malang agaknya membuat jenuh selera makan. Terpikir olehku Resto yang selebaran menu makanan yang saya temukan di Kaca Mobil pada saat parkir di Halaman parkir kolam renang Kuala Kencana. Ahaa..... Kapulaga Resto & Cafe Timika. Yappp, toyota camry yang sudah terparkir di Halaman Gelael mini mall timika segera putar haluan ke Jalan Hasanudin.

Penampakan dari luar sangat menyakinkan, saya menyukai konsep modern resto ini yang menggabungkan restoran keluarga dan cafe tempat nongkrong bagi kaula muda di bagian atas resto.


Bagian dalam resto sepi pengunjung, mungkin karena jam makan siang sudah lama usai dan tentu saja tempat ini baru sebulanan lebih di buka. Restonya bersih dan nyaman dengan dinding wallpaper bergambar bebatuan, saya menyukainya.

Okay, menu makanannya Standar bagi lidahku tetapi mungkin untuk ukuran timika berbeda. Saya kurang menyukai aroma dan rasa kapulaga yang begitu kental pada setiap masakannya. Harganya tergolong murah, kami hanya membayar hampir 600.000 untuk enam orang. Berbeda dengan di ibu kota bisa menghabiskan 200 ribu hingga 500 ribu per orang bahkan lebih untuk makan di resto resto mahal.

Makanan minuman yang kami pesan dan kesan saya.
1. Jamur Goreng Krispi , Nilai : 90. Love it sayang cuman mesen seporsi
2. Lumpia Sayur (vegetables spring roll), saya adalah penggila lumpia mulai dari lumpia semarang, lumpia basah bandung, lumpia vietnam n lumpia bangkok. Untuk lumpia yang satu ini saya beri Nilai 30. Isian sayurnya tidak senikmat lumpia lumpia yang pernah saya makan sebelumnya.
3. Soup Buntut, Nilai 70. Sayurannya fresh dan gurih di lidah.
4. Iga Bakar, Nilai 60. Rasa kapulaganya kental sekali, kurang suka kentangnya yang di buat berukuran besar dan kurang gurih.
5. Oreo Choco.... aku lupa deh namanya namun penampakan luarnya menggiurkan dengan hiasan oreo di atasnya, menyegarkan namun untuk rasanya masih standar
6. Avocado Juice, Mango, banana split, Nasgor....  dari hasil icip icip Biasa saja hehehe.



Kelebihan :
1. Strategis, Berada di pusat kota di Jalan Hasanudin persis di samping GRAPARI TELKOMSEL TIMIKA.
2. Nyaman
3. Staf ramah
4. Sigap, Makanan hanya 10 menit saja sudah tersaji di meja, tidak perlu menunggu 30 menit hehe.
5. Tidak bising cocok banget buat saya yang tidak menyukai kebisingan.

Kekurangan
1. Toilet kurang bersih, di wastafel cuci tangan tidak ada handuk dan tissue tangan sehingga saya harus mengambil tissue toilet untuk melap tangan yang basah.
2. Rasa makanan standar.



Minggu, 24 Agustus 2014

[Review] Penginapan Murah Surabaya, Graha Cantiq

Saya mengikuti acara Easwarm 2014 (East Java Symposium and workshop Aesthetic anti aging Regeratif Medicine) yang pelaksanaannya di Surabaya tepatnya di Hotel Shangrila Surabaya.

Setelah ngubek ngubek internet nyari yang murah akhirnya pilihan saya jatuh pada Graha Cantiq Homestay walaupun mesennya pas menit menit terakhir sebelum keberangkatanku dari Bali ke Surabaya (setelah transit 6 jam loh dari Timika-Papua).
Cucok banget buat saya nih pikirku, cucok untuk dokter estetika yang masih melajang dan sedang meniti karir (ceh ileh), blm punya anak, murah meriah. Sayang nyari hotel mahal mahal, duitnya bisa pakek buat beli masker emas, serum stem cell, jarum bergerigi thread lift wkwkwkw lebay bgt.

Yah intinya sih belum mikirin yang nyaman nyaman bgt n bergengsi, tar kalo dah nikah pasiennya udah 500 per hari seperti kata pak Samuel dari PT espro di salah satu seminar kami hehe.

Okay daripada semakin ngelantur dan lebay kemana mana saya mau review penginapan satu ini. Graha Cantiq Homestay, lokasinya lumayan dekat dari Hotel Shangrila Surabaya, tinggal 2 lemparan batu (artinya lumayan juga jalan kakinya).



Fasilitas :
1. Room service
2. AC
3. Water heater (pagi pagi dingin euy, malem baru berfungsi)
4. Kulkas
5. TV
6. Handuk, Sikat gigi + odol seiprit
7. Wifi
8. Breakfast



Kelebihan :
1. Kamar luas bok ya berbentuk memanjang, 4 orang bisa kali tidur dsni tinggal nambah extra bed.
2. Alarm alami.Pagi pagi jam 6 teng uda di ketok ketok bapak bapak yang bawain makanan jam 6 pagi.
3. Staf ramah dan helpfull
4. Murah. (Ga lebih murah dari penginapan di vietnam, bangkok, kamboja bisa dapet 5 dollar aja hehe) Untuk fasilitas segitu pasla.
5. Bisa nawar harga bila nginap lebih dari 6 hari.

Kekurangan :
1. Kamar mandi jorok (Uda biasa hidup dgn kamar mandi yang bersih jadi pas ngeliat kamar mandi langsung deh illfeel)
Banyak banget nyamuk nyamuk di dinding kamar mandi dan klosetnya seperti jarang dibersihkan.

2. Selama 4 hari di sini kamarnya dibersihin hanya 1x hiks hiks.
3. Remot acnya kadang ga berfungsi (kamar 12).
4. WiFinya errrrrr ga berfungsi (uda bolak balik nanya mas masnya  katanya : biasa gitu kok mba suka eror. Halah klo ama bule bisa di komplen abis abisan haha. Syukurlah malam hari ke 3 sudah berfungsi.

# Harga : 200.000 per hari bisa di tawar kalo nginap lebih dari 6 hari.

# Alamat : Raya dukuh pakis no.23 surabaya (depan kantor TVRI, nah TVRI ini deketan ama hotel shangrila) jalan raya agak menurun ya

# Telp : 031-5612147 - 70286974

Okeh gitu aja, buat owner Graha Cantiq Homestay Surabaya sebenernya potensial banget penginapannya, bagus, aman dan nyaman smoga lebih ditingkatkan yah terutama WIFI, klo saya nginap di luar negeri yang paling saya cari adalah wifinya agar selalu terhubung dengan keluarga via skype apalagi kalo ada kerjaan yang membutuhkan koneksi internet. Okay sekian dari saya semoga bermanfaat.

Minggu, 03 Agustus 2014

Cara Sulam Alis dan Cara Promosi Sulam Alis

 Halo ketemu lagi di blogku yang gado gado ini hehe, mudah mudahan para pembaca yang budiman tidak bosan membaca tulisan tulisanku yach. 
Okay saya akan membahas sedikit tentang Sulam Menyulam. Saya akan membahasnya dari segi pasar dan sedikit teknik Bagaimana caranya sulam alis cihuuuyyy (gaya bener). 
Aku gak akan jelasin lagi tentang apa itu sulam, indikasi, kontraindikasi dan sebagainya. teman teman bisa langsung baca di website saya di SINI.
Sulam merupakan suatu peluang bisnis yang bukan main luar biasa pasarnya jika anda jeli melihat pasar, mau mencoba dan nekat. Kenapa saya bilang nekat yach karena seperti anda ketahui untuk mengikuti training Sulam Alis perlu merogoh kocek dalam dalam dan bisa sampai jebol haha.

Nekat, berani ambil resiko kredit pinjam dan lain lain, jangan di minta dari orang tua apalagi pacar, sensasi yang didapatkan pasti berbeda di kala kita meminjam. Ada keharusan belajar serius, tidak mudah menyerah, promo jadi lebih gencar dll karena memang hasilnya luar biasa jika kita menguasai pasar.

Tidak main main Kursus sulam alis di banderol mulai dari 10 juta bahkan ada yang sampai memberikan kursus hingga 100 juta tentu dengan masing masing kelebihan dan kekurangan. Weeeww...



Percayalah, ketika pertama kali mencoba sulam alis orang ke 1sampai 20an anda akan merasa desperado "kenapa ga lincah lincah tangannya", atau "kenapa lama banget ya aku sulam sampe orang bosan", "Alis klienku tinggi sebelah my God" atau "Kok alis pasienku jadinya beda setelah di gambar dan selesai sulam" "lah baru seminggu alisnya gak ada yang nempel"begitulah yang saya alami.
Tetapi dikala saya ingin menyerah saya ingat biaya dan perjuangan yang harus saya tempuh untuk mengikuti pelatihan sulam alis, tidak sedikit bukan, jadi jangan menyerah. 

Salah satu strategi yang saya lakukan adalah memberikan PROMO dan GARANSI sampai bagus hingga pasien PUAS dan tentu menceritakan ke teman temannya yang lain. Di awal awalnya saya memberikan harga Rp.700.000 berbeda banget dengan di ibukota yang dibanderol hingga 2 juta ke atas. Bayangkan pengerjaan 1 orang saja bisa membutuhkan 3 hingga 4x penyempurnaan.
Puji Tuhan Hasilnya bagus semua dan hingga sekarang saya sudah bisa mengerjakan hingga 100 kali lebih sulam, tanganpun semakin mahir dan tentu duit semakin menggunung sekarang jasa saya Rp.1,2 juta dengan rata rata 2 klien per hari.

Nah, aku bongkar dikit TIPS CARA SULAM ALIS yang benar. Oh ya, untuk sulam alis saya lebih menyukai penggunaan MANUAL dengan menggunakan jarum PCD emas. Hasilnya pasti berbeda dengan Mesin, mesin sangat mudah sekali pudar setelah hari ke 4 - 7 pengelupasan apalagi jika kurang dari 10 hari alis sudah kena air, toner, cream, susu pembersih dll (kadang kadang blur dan samar samar)



Saya menggunakan jarum seperti pada jarum di atas terdiri dari 10 jarum berbentuk blade yang tersusun sejajar.

Cara pengerjaannya yang benar seperti gambar paling atas.
1. Jarum dimasukan ke atas pensil sulam, Posisi tangan seperti memegang pensil
2. Tangan tidak kaku
3. Tangan bertumpu pada wajah pasien
4. Gerakan mencongkel/ mengeruk naik turun sampai menimbulkan bunyi (krik...krik.) sayatan epidermis.
5. Arah alur garis alis OPEN C (Huruf C terbuka) tidak kaku/ lurus
6. Alur alis selalu mengikuti alur/ arah alis pasien sehingga terkesan natural.
7. Bila belum mahir buatlah garis bantu/ bingkai alis tanpa menggunakan tinta.

Sekian dari saya semoga bermanfaat